Skip to main content

Posts

Kisah Jaka Tarub

  Di sebuah desa di daerah Jawa, tinggallah seorang janda tua bersama anak angkatnya yang diberi nama Jaka Tarub. Ia diasuh sejak kecil oleh seorang seorang diri oleh sang ibu hingga menjadi pemuda tampan. Jaka Tarub senang berburu ke hutan. Ia menangkap ikan, burung, dan menjangan. Namun hari itu seharian ia berjalan tak menjumpai seekor hewan pun. Ketika istirahat, tiba-tiba terdengar sayup-sayup suara wanita bercanda di tengah hutan. Jaka Tarub mencari sumber suara itu. Ia terkejut melihat tujuh gadis cantik sedang mandi di telaga. Mereka ternyata bidadari yang turun ke bumi. Jaka Tarub juga menemukan setumpuk pakaian di tepi telaga itu. Kemudian disembunyikannya salah satu pakaian tersebut. Menjelang sore, bidadari-bidadari itu mengenakan pakaiannya kembali. Namun ada satu bidadari yang kebingungan karena pakaiannya hilang. Ia mencari ke sana kemari sambil menangis. “Maafkan kami, Nawang Wulan. Kami tak dapat menolongmu, sebentar lagi matahari tenggelam, kami harus-harus c...
Recent posts

Timun Mas

  Hiduplah seorang wanita tua bernama Mbok Rondo yang tinggal di sebuah desa di wilayah Jawa. Sudah sejak lama ia menginginkan anak. “Betapa bahagainya bila di hari tuaku ada anak yang membantu meringankan pekerjaanku,” pikirnya. Ketika sedang melamun di ladang, tiba-tiba bumi bergetar hebat. Mbok Rondo terkejut karena muncul raksasa yang menakutkan di hadapannya. Raksasa itu tertawa terbahak-bahak. “Mbok Rondo aku sanggup memberimu anak. Tapi dengan syarat, saat ia berumur 6 tahun kau harus menyerahkan kepadaku untuk kusantap!” Mbok Rondo tidak tahu asal-usul raksasa itu. Tapi karena ia benar-benar menginginkan anak, maka ia menyanggupinya. Raksasa itu kemudian memberinya biji mentimun. “Tanamlah. Kelak di dalam salah satu buah mentimun akan kau temukan seorang anak” kata raksasa itu. Mbok Rondo kemudian segera menanam biji mentimun itu. Salah satunya menghasilkan timun besar berwarna kuning keemasan. Ketika memetik dan membelahnya, nampak di dalamnya bayi mungil nan lucu. Betapa ...

Batu Menangis

  Dongeng rakyat terkenal dari Kalimantan Barat berjudul   Legenda Batu Menangis   berikut dikutip dari buku Riri, Cerita Anak Interaktif penerbit Tim Educa Studio. Di sebuah desa di daerah pedalaman Kalimantan, hiduplah seorang gadis cantik bersama ibunya yang sudah tua. Mereka hidup serba kekurangan. Akan tetapi gadis itu justru manja dan ingin tampil serba mewah tanpa mau bekerja keras sedikit pun. Ia malas membantu ibunya. Pekerjaannya setiap hari hanya bersolek di depan cermin untuk mengagumi kecantikannya. Bahkan gadis itu berani memerintah orang tuanya. Bila kemauannya tidak dituruti ia lekas sekali marah. Terpaksa ibunya banting tulang memenuhi segala keinginannya. Suatu hari ia diajak ibunya berbelanja ke pasar. Letak pasar cukup jauh. Gadis itu segera berdandan secantik mungkin dan mengenakan pakaiannya yang terindah. Sebaliknya, ibunya memakai baju lusuh. Lalu berjalanlah keduanya. Tapi gadis itu merasa malu beriringan dengan ibunya. Ia selalu berjalan di depan...

Asal-usul Danau Toba

  Asal-usul Danau Toba Suatu hari di wilayah Sumatera Utara, hiduplah seorang laki-laki musa. Pada suatu waktu, pemuda itu pergi memancing. Sudah cukup lama melemparkan pancing, namun tak ada seekor ikan pun yang memakan umpannya. Pemuda itu pun akhirnya mencoba sekali melemparkan pancingnya dengan mengarah ke tengah sungai. Namun, tiba-tiba ada seekor ikan yang menyambar umpan itu. Langsung, pemuda itu pun menarik pancingnya, hingga pada akhirnya tampak seekor ikan yang besar di ujung tali pancingnya. Lalu, dengan senang hati pemuda itu bergegas pulang ke rumah, dan berniat untuk langsung membawa ikan itu ke dapur. Ketika hendak memasak ikan itu, sayangnya persediaan kayu bakar di dapurnya itu habis. Oleh karena itu, ia pun pergi untuk mengambil persediaan bayu bakar. Tak lama saat ia kembali ke dapur, ikan hasil tangkapannya pun lenyap. Ikan tersebut justru berganti menjadi beberapa keping uang emas. Sontak pemuda itu pun bingung. Melihat hal itu, pemuda itu pun langsung mengambi...